Festival Melupakan Mantan

Entah ide gila apa yang dibikin EO event satu hari menjelang Hari Valentine. Brilian! Malam itu saya datang ke acara itu dengan teman-teman. Jangan harap dapat tontonan yang nyaman. Sampai di parkiran sebelum ke Pojok Beteng Wetan dari arah barat, mau naik ke betengnya susah. Alhasil cuma terdengar sayup-sayup curhatan para artis dan pengunjung. Lagu-lagu diperdengarkan sebagai bumbu tuk melupakan mantan. Tapi saya pikir ini malah mengingatkan mantan. Lah lagu-lagu galau semua. Dan kebetulan banget pas sampai disana lagunya The Rain – Terlatih Patah Hati sedang dinyanyikan. Kompak semua pada nyanyi rame-rame.

Semacam lagu kebangsaan ketika kita mengalami patah hati. Beberapa jam kemudian pengunjung berangsur-angsur berkurang. Kesempatan bagus untuk mencoba naik ke atas beteng. Sebelumnya kita diminta panitia mengisi semacam buku tamu. Bukan berupa buku beneran tapi sehelai kain putih kalau orang jawa bilang kain mori. Kita bebas mau isi apa. Kebanyakan pengunjung mengisi uneg-uneg mereka dengan kata caci maki. Maklum, rasa kekecewaan yang lama dirasakan harus dibuang pada acara ini. Tidak baik dipendam lama. Sebelum naik tangga, ada semacam photo both. Disini kita bisa foto-foto. Bebas mau selfie, rame-rame, atau foto dengan mantan. Terserah! Bebas tanpa syarat! Di atas benteng ternyata masih banyak barisan para mantan yang setia mendengar ocehan Alit Jabangbayi. MC terkenal di Jogja ini banyolannya bikin mules-mules. Kondisi cuaca mulai rada gerimis dan waktu hampir tengah malam. Waktunya pulang dan bangun pagi dengan harapan baru.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − four =