Makan Gudeg Tengah Malam di Gudeg Bu Nuryogi

Sebagai makanan khas Yogyakarta kita tidak asing lagi makanan satu ini, Gudeg. Dari beberapa tempat gudeg yang pernah saya cicipi ada suatu warung gudeg di utara Terminal Giwangan yang buka dari ba’da Isya sampai sekitar jam dua dini hari. Tapi kalau kelarisan tengah malam sudah tutup. Namanya Gudeg Bu Nuryogi. Gudeg basah dengan rasa berbeda dari gudeg biasanya yang cenderung manis. Rasa gurih mendominasi dari kuah santannya yang segar dan nasinya yang tersaji hangat. Malam ini saya makan gudeg rempelo ati dengan segelas minuman jeruk panas. Cuma habis Rp. 15.000,- sama kalau kita pesan pakai ayam paha bawah. Selain itu tersedia juga gudeg telor, gudeg ceker, dan gudeg dada ayam.

Awalnya warung gudeg ini sudah lama berada di seberang pintu masuk Gudang SGM, Jl. Imogiri Timur. Baru sekitar satu tahun ini pindah ke selatannya sekitar 100 meter seberang masjid. Mencarinya pun tak sulit karena satu-satunya penjual gudeg di jalan ini. Saya kalau kesini lebih enak naik motor. Naik mobil agak susah parkirnya kecuali anda datang diatas jam 10 malam dimana restoran di sebelah selatannya sudah tutup. Jadi bisa parkir di depan restoran tersebut. Suasana lesehan beralaskan tikar ini bisa muat sampai 16 orang. Biasanya pelanggan yang datang kesini beli untuk dibawah pulang. Anda juga bisa memesan dalam partai besar dengan menghubungi 087861210350.

Pernah saya ngobrol sama ibu penjual gudegnya yang bernama asli Nursiyatin. Beliau bercerita profesi sebelumnya adalah sebagai guru honorer di Jakarta. Hingga suatu ketika memutuskan hijrah ke kota Jogja karena suaminya yang bekerja di pabrik keramik terkena PHK. Lalu demi menyambung hidup memutuskan berjualan gudeg hingga saat ini.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + eight =